Yayasan Suara Petani Indonesia Mengingatkan Bupati Bojonegoro Mas Setyo Wahono Agar Menepati Janji Politik Dalam Dunia Pertanian

2 minutes reading
Monday, 3 Mar 2025 15:43 790 Aktivis
Setiap musim panen petani Kota Migas sebutan nama lain dari Kabupaten Bojonegoro melakukan panen raya, pada saat ini para petani dikawasan selatan sudah mulai menikmati hasil tanan mereka berupa jagung, padi serta bawang merah.

Pada pertengahan bulan Februari tahun 2025 para petani sudah mulai menikmati hasil panen, dapat ditinjau dari kecamatan Sekar, Gondang, Bubulan, Temayang Sugiwaras dan Kedungadem.

Jumlah petani serta lahan produktivitas terus meningkat di Kabupaten Bojonegoro oleh karena itu janji Mas Bupati sangat dinantikan oleh masyarakat tani. Diantara janji janji yang dianggap angin segar oleh petani ini adalah ratanya sumber pengairan, ketersediaan pupuk, dan tidak adanya harga komoditas pertanian yang anjlok saat panen raya.

Informasi terkait janji politik Bupati Setyo Wahono ini dapat dikutip melalui berbagai halaman media cetak maupun online dikabupaten Bojonegoro, bahwa saat turba alias turun menyapa basis pemilih Mas Wahono menyampaikan secara langsung kepara petani, bahkan ia memberikan contoh nyata kondisi yang dialami para petani dengan kurangnya sumber air maka akan berdampak pada hasil panen serta jumlah kali tanam. Lahan yang sumber pengairannya tersedia maka dalam jumlah lahan 1 hektare bisa panen sampai 3 kali setahun dengan penghasilan 12 ton gabah.

Akan tetapi kondisi berbeda dialami ketika lahan pertanian yang pengairan nya kurang, para petani hanya bisa menikmati hasil panen 5 ton dalam satu kali panen dengan jumlah lahan 1 hektare.

Oleh karena itu Bupati Mas Setyo Wahono memiliki program prioritas diantaranya adalah memperbanyak Embung atau waduk yang akan mencukupi kebutuhan perarian, ketersediaan pupuk, bibit, dan alat pertanian yang dibutuhkan oleh para petani, tidak kalah penting diantara program kesejahteraan petani itu Bupati akan mengembangkan serta menghidupkan peran Koperasi yang akan bekerjasama dengan BUMDes.

Kami selaku  Ketua Yayasan Suara Petani Indonesia Cabang Bojonegoro  mengapresiasi serta menunggu kepastian janji politik Bupati terpilih, untuk kemakmuran masyarakat kabupaten Bojonegoro. Namun disisi lain kami juga sangat menghawatirikam janji suci serta mulia ini karena ada program pemerintah pusat terkait efesiensi anggaran.

Petani Bojonegoro berharap Jangan sampai karena efek efensiensi program prioritas pemerintah Kabupaten Bojonegoro menjadi tertuda.

Penulis
Sahdan
Ketua Yayasan Suara Petani Indonesia
Cabang Bojonegoro

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA