RASIO HISTORIS Memandang bahwa Dunia Sosial yang terhampar di Muka BUMI ini dihuni oleh Manusia
Dan darinya Dunia Sosial ini bekerja
RASIO HISTORIS Menyadari sepenuhnya bahwa Dunia Sosial ini bekerja dari oleh untuk manusia dikarenakan manusia adalah sentral dari seluruh kehidupan yang ada dan yang telah menjadi Dimuka bumi ini.
RASIO HISTORIS Bahwa PADA Manusia inilah Sejarah Peradaban Manusia Dimulai
Gerak Peradaban itu tidak sistematis, tidak kronologis dan tidak bertujuan
RASIO HISTORIS Memperingatkan Dengan KERAS Bahwa Dunia Sosial Konkret itu Ada dan Menjadi bukan Dari Cinta kasih
Bukan dari untaian untaian Do’a maupun harapan harapan ILUSIF, tetapi dia dibangun dari Kecemasan, Pergulatan dan Tragedi.
Apakah Dunia Sosial itu??
Dunia Sosial adalah Potret Otentik dari Kesadaran Umum yang bermekanisme dalam bentuk Katagori katagori Sosial Konkret.
Katagori Katagori ini tidak tiba-tiba menjadi Secara dislektis Namun didalamnya terdapat Kecemasan Pergulatan dan Tragedi
Contoh Indonesia ada dan menjadi Sebagai Katagori Sosial tidak Secara dislektis muncul begitu Saja Namun dikarenakan ada Kecemasan dan Pergulatan dari seorang Anak manusia yang bernama Soekarno
Darinya Indonesia menjadi Ada
Soekarno cemas dengan kondisi Obyektif psikologis masyarakat Bangsa waktu itu yang hidupnya Terpasung oleh Feodalisme, Kolonialisme dan Imperialisme.
Dari Kemauan Kuatnya Dia menyerahkan seluruh hidupnya UNTUK SEJARAH terjadinya Sebuah BANGSA meskipun berhadapan dengan situasi BATAS SOSIAL POLITIK KRONIK yang Bisa berakibat terjadinya TRAGEDI bagi dirinya.
Inilah Katagori seorang anak manusia diabad 20 yang dapat disebut sebagai Manusia Sejarah yang Menyejarah
Dengan bukti otentik yang Bahwa dari Sukarno ini Babak Baru sejarah sebuah Bangsa Dimulai Yakni Sejarah Bangsa Dan Negara’ Republik Indonesia.
Kemudian katagori Katagori sosial Konkret itu berdiaspora keseluruh Penjuru Dunia yang diakibatkan oleh Distribusi embriologis, Geografis dan Topogrsfis yang tak Terhindarkan
Meskipun Kejadian itu adalah sebuah Respon terhadap sebuah tragedi Kemanusiaan Terbesar didalam Sejarah YAKNI PERANG DUNIA ke DUA
TRANSFORMASI SOSIAL
Fakta sejarah menyatakan bahwa sebuah peristiwa ditentukan oleh Transformasi ( pemindahan) Sosial.
Pemindahan sosial itu bentuknya berupa INFORMASI GLOBAL yang digerakkan oleh kekuasaan dengan instrumennya yang komplit artinya instrumen tersebut mampu menembus seluruh pelosok BUMI, menembus setiap jiwa jiwa anak anak manusia yg hidup di kehidupan sosial manusia Secara keseluruhan.
Keseluruhan sebagai realitas Konkret telah nampak dalam bagian bagian REALITAS Konkret sampai kepada unsur unsur terkecil yang berbentuk seluruh kerangka berpikir, bentuk bentuk bahasa dan bentuk bentuk perilaku dari setiap individu yang tinggal dimuka bumi.
Gold Gospel War Glory and victory adalah semboyan HOMO ECONOMICUS CAPiTALISME didalam membangun KERAJAAN MATERIAL di muka Bumi.
Dunia telah BERADA PADA POSISI EKSISTENSINYA.
Dunia telah menjadi miliknya.
Dunia telah BERADA PADA POSISI ESENSINYA YANG TERGENGGAM ERAT.
Dunia telah Tergembok oleh Kapitalisme.
Dunia telah menyerah tanpa syarat kepada Si Binatang Buas yang Perkasa dan tahan banting itu.
Mereka telah memiliki segala sumber daya.
Mereka telah menyulam konstruksi sosial, konstruksi pikiran dan terus menerus menyebarkan Virus mental dengan melepaskan hantu sosial dan DRAKULA POLITIK yang Handal dan Akurat.
Sudah tidak ada peluang yang terbuka untuk melawannya meskipun itu hanya selubang jarumpun.
Sukarno dikalahkan olehnya.
Uni Sovyet dibubarkan olehnya.
Yugoslavia diberantakkan olehnya.
Rusia saat ini BERADA PADA POSISI ESENSINYA YANG DISORIENTATIF terhadap Realitas Sosial Dirinya bahkan BERADA Diujung tanduk.
Republik Rakyat Tiongkok sedang mengalami post delivered yaitu tertutupnya Kran distribusi produksi.
Timur Tengah sedang BERADA PADA POSISI EKSISTENSINYA YANG RETAK.
REJIM INDUSTRI merobohkan seluruh REJIM yang ada dimuka Bumi.
REJIM POLITIK segera melebur menjadi satu dengan REJIM INDUSTRI.
REJIM Kebudayaan telah terkoreksi oleh REJIM Peradaban.
Bagi REJIM yang masih bangga dengan prestasi Masa lalu dan masih menatap Masa lalu maka Rejim tersebut akan segera AMBRUK.
REJIM INDUSTRI, POLITIK dan REJIM PERADABAN telah meninggalkan Konstruksi sosial maupun struktur sosial yang telah Usang dan tidak becus.
Inilah HUKUM RASIONAL PERUBAHAN.
Fakta historis ini menarik dikarenakan ia adalah Faktual.
Sudah tidak berguna lagi menyatakan bahwa informasi global ini adalah imperialisme, tidak ada gunanya lagi komentar menyalahkan keadaan, toh informasi global terus bergerak dalam rangka memenuhi kehendak sejarah manusia didalam proses perjalanan menuju tempat berlabuhnya seluruh anak-anak manusia pada sebuah koloni yang bernama Kerajaan Material Dunia.
Dunia ini adalah ciptaan sejarah manusia yang otentik, dunia bukan ciptaan ILUSI melainkan ciptaan Hukum Rasional Perubahan.
Siapapun yang menyangkal ini sudah dapat dipastikan mereka adalah kelompok AHISTORIS yang segera dilupakan sejarah.
Apakah Presiden, perdana menteri maupun Raja diDunia ini Bisa dijadikan panutan??, Tidak.
Apakah tokoh masyarakat, Tokoh Agama, tokoh kebudayaan maupun tokoh tokoh sosial lainnya juga bisa dijadikan panutan?, Tidak.
Anak anak manusia sudah tidak membutuhkan panutan lagi hal itu dikarenakan para panutan yang pernah berpengaruh didunia ini sudah dinyatakan usang dan tidak becus dikarenakan mereka adalah PEMBOHONG.
Anak anak manusia sebagai pemilik masa depan telah menyadari bahwasanya kehidupan sosial manusia kedepan itu sudah tidak lagi berdasar kepada keyakinan, kepada tokoh, kepada nilai nilai Fundamental Kemanusiaan seperti Keadilan Sosial maupun Kesejahteraan Sosial lagi , melainkan berdasarkan proses sejarah yang secara faktual bernama KEBEBASAN.
Manusia adalah kebebasan.
Manusia menciptakan dirinya sendiri dengan BEBAS dengan menyadari sepenuhnya Eksistensinya sebagai manusia dalam kerangka TRANS HISTORISITAS.
Sebuah potret transformasi sosial yang terkemas dalam informasi Global yang berinfiltrasi didalam proses kehidupan sosial manusia yang tinggal di muka sbb :
Sang Narator Berkata: bahwa di ERA INFORMASI GLOBAL ini segala bentuk informasi yang Disinformatif otomatis akan ditinggalkan oleh pergerakan informasi Baru yang lebih komplit yang lebih konkret dan Realistis Obyektif.
Kerangka Kerangka berfikir lama sudah tidak lagi memadai didalam memahami Fenomena yang ada Saat ini, hal tersebut dikarenakan Kerangka berfikir itu hanya sampai kepada situasi BATAS SOSIAL dari SUATU ERA ( Keterbatasan Kepastian Rasional).
Kesadaran Transhistorisitas adalah Cara berpikir dan cara pandang membebaskan RASIO didalam membangun kerangka berpikir dan menentukan Metodologi Baru dan memadai didalam memahami Fenomena yang ada dan menjadi.
Fenomena yang ada pada suatu Era yang sudah LAPUK tidaklah mungkin terus menerus dijadikan sebagai informasi, hal yang sedemikian dikarenakan ia sudah Disinformatif. Informasi adalah suatu Era yang tak terbayangkan sebelumnya dan darinya
Mampu memicu Perubahan Sosial yang Cepat, inilah yang dinamakan Revolosi Informasi yang kekuatannya melampaui Revolosi Revolosi yang Pernah terjadi diDunia.
Tentang apa yang terjadi di Masa Depan Dengan Era informasi saat ini tidak dapat diprediksikan .
Era informasi ini adalah REVOLOSI Global yang dengan sengaja digerakkan oleh konektivitas Sosial dan Kesadaran Sosial.
Sedangkan Paradigma yang mewarnai ERA LAMA sudah terhempaskan dengan sendirinya dan terhapus oleh gerak ERA Informasi yang kekuatannya melampaui batas yang tak terbayangkan.
Dunia Sosial Konkret terus bekerja di sepanjang jalan sejarah manusia
Tidak Bisa dipungkiri bahwa peradaban Suku Bangsa Manusia ini berdiaspora bermekanisme MENUJU kepada enttophy Sosial yang tak terelakkan dan hanya dengan energi kehidupan sosial enttophy Sosial itu dilawan meskipun kadang harus ditebus dengan berbagai Pergulatan dan bahkan Tragedi Kemanusiaan.
Tulisan ini Berseri
Penulis
Djoko Sukmono
Badan Pendidikan dan Pelatihan
Gerakan Pemuda Nasionalis Marhaenis
( NASMAR )
No Comments