Perkembangan Teknologi Indonesia Akan Berkembang Pesat Jika Kementerian Terkait Tidak Dijabat Oleh Politisi

2 minutes reading
Friday, 9 May 2025 16:46 629 Aktivis

Rakyat Indonesia telah berhasil bersentuhan dengan teknologi tentunya ini merupakan sebuah penunjukan atas kemampuan orang orang Nusantara untuk memiliki dan sanggup mencerna serta dapat mengurai kerumitan rumus rumus berarti, otak yang mengolah akal ke logis- an, tak ada penghalang di dalamnya bahkan bisa mengkreasikan, membuat, menghasilkan karya karya baru yang dibutukan masyarakat.

Walaupun teknologi mesin elektronik masih memakai dan mencontoh asing, tapi desain bentuk ruang dalam bahan bahan pembentukan pesawat, kapal laut, kereta api (MRT, LRT) mulai dilakukan para anak negeri.

Secara perlahan tapi pasti kemampuan berpikir pada sisi teknologi baik penguasaan juga pembuatan berbagai bidang pada sektor tersebut terus menerus diaktifkan dengan mencoba dan menguji yang pada akhirnya dipakai sebagai produk tetap dalam negeri, yaitu mesin dan elektronik.

Berarti disini kita bicara kecerdasan, kepandaian terhadap penyerapan ilmu ilmu dari  luar negeri khatulistiwa, oleh para cerdik pandainya dengan mudah dipelajari, dipahami lalu di praktekan kemudian membuat ulang menggunakan kemampuan sendiri.

Tetapi sungguh sulit bergerak apabila pimpinan dalam bidang teknologi di percayakan seseorang yang terkait dalam kepartaian atau politisi, mereka selalu bertindak atas kehendak keuntungan politik atau partai sehingga menunda program yang telah disiapkan.

Sebaiknya berikan semua urusan teknologi pada yang ahli, juga pelaksana ketua mereka untuk proses pembuatan agar memberikan hasil nyata.

Banyak hasil dari buah pikir telah diwujudkan dan digunakan seperti kapal kapal perang dan sipil, pesawat, N219, CN 235, kereta berbagai jenis,vmobil ke Presidenan, dan jenis lainnya.

Hal itu menunjukan bahwa kemampuan berpikir generasi bangsa sudah ada serta dimiliki oleh warga negara.  Apalagi bila sejak dini diajarkan literasi, diskusi, menulis, diterapkan dalam sistem pendidikan di Indonesia untuk menstimulus imaginasi, memahami kata, kalimat, baik makna dan arti. Kebiasaan tersebut akan membuat generasi berkembang wawasannya, memunculkan mental  kreatif, kritis, keingintahuan, kehendak berbuat dan rasa percaya diri tinggi, tetapi juga masih perlu bimbingan untuk para anak didik.

Selain cara berpikir yang benar, mental juga perlu diperhatikan dengan cara mendengarkan apa yang dibicarakan, menghargai hasil karya berpikir, dan faktor paling penting adalah mendidik tanpa kekerasan.

 Penulis
Indra Aden
Pegiat Literasi dan Sosial Indonesia

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA