Aktivis Memiliki Peran Untuk Melakukan Kontrol Sosial, Berikut Arti, Ruang Dan Kemampuan Yang Harus Dimiliki Dalam Menyampaikan Isu Kepada Masyarakat

2 minutes reading
Monday, 3 Mar 2025 16:26 753 Aktivis

Kehidupan sosial masyarakat tidak selalu berjalan harmonis karena disetiap lingkungan selalu tertadap penyimpangan yang dilakukan oleh perseorangan ataupun lembaga.

Perilaku menyimpang yang dilakukan secara personal maupun institusional wajib mendapatkan perlawanan agar tidak menimbulkan kerugian moral atau material terhadap masyarakat lainnya.

Untuk meminimalisir penyimpangan tersebut maka dibutuhkan sosok yang berani berteriak menyuarakan kebenaran dan keadilan sosial.

Masyarakat yang menyuarakan berbagai penyimpangan dan memberikan solusi tersebut disebut sebagai aktivis.

Sejatinya Aktivis adalah orang atau sekelompok yang menggerakkan sebuah organisasi atau kegiatan.

Sementara itu dari pengertian lain, Aktivis berarti orang atau sekelompok yang mampu menggerakkan massa atau banyak orang.

Ada satu hal yang harus dimiliki oleh aktivis adalah kemampuan untuk peka terhadap realitas yang terjadi pada masyarakat serta menguatkan niat dan tujuan.

Siapa saja yang tepat disebut sebagai aktivis…???

Gelar aktivis bisa diberikan kepada siapa saja. Aktivis bisa berarti mahasiswa, partai politik, civil society dan lainnya.

“Selama dia memiliki kepekaan sosial terhadap realitas kehidupan, maka dia bisa dikatakan sebagai aktivis.

Hal itu sekaligus menjadi modal atau kualitas yang dibutuhkan ketika terjun menjadi aktivis.

Predikat aktivis akan disematkan ketika ada kesadaran yang terbentuk untuk melihat fakta-fakta sosial.

Misalnya dalam menyikapi berbagai penyimpangan sosial misalnya isu diskriminasi, rasisme, ketimpangan hukum, dan sebagainya.

Berdasarkan kemampuan yang harus dimiliki oleh para aktivis, maka peran aktivis menjadi sangat penting dalam menangani isu-isu di masyarakat.

Peran aktivis sangat penting untuk menggerakkan masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan perubahan positif pada konteks bernegara.

Peran-peran tersebut dapat difungsikan, salah satunya melalui aksi “turun ke jalan atau demonstrasi, seiring dengan perkembangan tekonologi dan komunikasi maka aksi aktivis juga mengalami pergeseran.

Teknologi informasi sekarang banyak digunakan sebagai ruang “Kampanye di media sosial melalui tagar-tagar, tentunya hal ini sangat membantu aktivis sekarang.

Isu yang diusung cenderung menjadi lebih mudah dipahami karena langsung diterima oleh masyarakat yang cenderung menggunakan gadget dalam aktivitas sehari hari.

Penulis
Wahyu Prasetya
Pembina Yayasan Suara Petani Indonesia

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA