Radikalisasi dan Tugas Sejarah Bagi Seluruh Lapisan Bangsa Indonesia

2 minutes reading
Thursday, 27 Mar 2025 16:42 538 Aktivis

 

 

MONOLOG

Perintah Sejarah Kepada Republik Indonesia :

Jadilah Republik Paripurna

Tugas Sejarah bagi BANGSA Indonesia adalah :

Jadilah Bangsa BESAR

Hanya Sekali dalam Sejarah Republik Indonesia ini Menjadi KUAT

Hanya Sekali dalam Sejarah BANGSA Indonesia ini BESAR

 

PROLOG

RASIO HISTORIS dengan RASIO PALUNYA  Hadir didalam Sejarah Indonesia Sebagai RAKYAT

RASIO HISTORIS melihat potret RAKYAT sedang menggenggam PALU KEDAULATAN

RASIO HISTORIS memandang RAKYAT INDONESIA menyatakan bahwa dirinya telah terhubung dengan PANCASILA dan UUD th 1945

Rakyat Indonesia telah memenuhi Panggilan SEJARAH sebagai Sukarelawan Indonesia yang siap sedia dan siap GRAAk menjadi Tenaga tenaga Revolusioner yang progresif bagi Negara Bangsa Indonesia.

 

RADIKALISASI Di Sebuah REPUBLIK

Setiap BANGSA memiliki sosial historis dan sosial Budaya yang berbeda-beda

Oleh karenanya tidaklah mungkin berbagai budaya itu melebur menjadi satu kesatuan budaya yang otentik.

Pra kemerdekaan Indonesia, BANGSA ini adalah eksis sebagai Bangsa Bangsa yang independen terhadap historisitasnya maupun budayanya . Mereka adalah memiliki sejarahnya sendiri dan budayanya sendiri yang bersifat Regional

Konstruksi Sosial Pada budaya budaya Regional itu adalah sebuah Primodialisme yang Membentuk karakter tersendiri yang benar benar berbeda-beda.

Peristiwa Politik Pada 17 Agustus th 1945 adalah Pernyataan Kemerdekaan dari yang dinyatakan sebagai Pendiri BANGSA dan NEGARA.

Namum pernyataan politik tersebut bersifat Idiologis bertujuan sebagai antitesis terhadap FEODALISME, KOLONIALISME dan IMPERIALISME

Momentum tersebut terjadi Sebuah situasi Idiologis dan situasi Politik yang Kronik Pasca Perang Dunia kedua.

 

Radikalisasi didalam Perspektif Sosial Politik

Radikalisasi adalah hak mendasar bagi setiap anak anak manusia sebagai respon terhadap Situasi BATAS SOSIAL POLITIK YANG KRONIK.

Bentuk bentuk SITUASI BATAS SOSIAL POLITIK KRONIK itu adalah berupa Kepanikan yang menampak pada Bentuk bentuk :

INTIMIDASI

DISINTEGRASI

DISORIENTASI

INTIMIDASI adalah Tindakan Radikal dari Pihak yang satu Kepada pihak yang lain.

INTIMIDASI bisa berbentuk Ultimatum, Sabotase, Blokade,

 

Jika Bentuk bentuk tersebut masih diabaikan maka intimidasi Bisa ditingkatkan Kepada tindakan tindakan Represif.

Radikalisasi yang mewarnai Politik Negara’ BANGSA Indonesia ini merupakan konsekwensi LOGIS dari KOMPLEKSITAS Permasalahan BANGSA.

Ketika Radikalisasi terjadi di kehidupan sosial anak anak Bangsa Indonesia, maka dalam situasi yang sedemikian itu terjadi benturan benturan yang tragis yang tak terelakkan dan kondisi tertentu mengakibatkan Berbagai TRAGEDI INSTITUSIONAL  bahkan bisa kepada Tragedi Kemanusiaan.

 

 

Penulis

Djoko Sukmono

Badan Pendidikan dan Pelatihan

Gerakan Pemuda Nasionalis Marhaenis

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA