Surat Terbuka KPGSI Untuk Presiden Prabowo Subianato, Manfaatkan Sumber Daya Alam Secara Bijaksana Demi Kemakmuran Rakyat Indonesia

4 minutes reading
Monday, 24 Mar 2025 16:55 537 Aktivis

 

 

Banyak masyarakat yang memiliki kepedulian untuk menyumbangkan pikiran kepada Negara tetapi prosedur dan sistem birokrasi yang harus dilalui teramat sulit.

( Lardi Dahono )

 

Harus kita sadari bahwa manusia merupakan komponen yang paling penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketika sumber daya manusia yang dimiliki suatu negara berkualitas tentu akan menciptakan lingkungan masyarakat yang produktif.

Dimana mereka bisa mengelola sumber daya alam yang tersedia di negaranya dengan sebaik mungkin sehingga dapat menghasilkan kemakmuran bagi rakyat.

Seharusnya bangsa Indonesia dengan potensi sumber daya alam yang melimpah  bisa mencapai tingkat kemakmuran yang tinggi apabila diolah dengan benar.

Namun lagi-lagi sumber daya manusia di Indonesia masih tergolong rendah sehingga tidak bisa memanfaatkan potensi yang ada.

Banyak masyarakat yang memiliki kepedulian untuk menyumbangkan pikiran kepada Negara tetapi prosedur dan sistem birokrasi yang harus dilalui teramat sulit sehingga akan berdampak kepada tingkat nasionalisme rakyat.

Selama 22 tahun Profesor Glochont (PG) kerja sama dengan orang Jepang, mereka kagum dengan Sumber Daya Manusia dan potensi kekayaan alam Republik Indonesia.

Dibalik kekaguman mereka juga heran, kok bisa masih ada warga miskin di RI?, Keheranan menohok mereka itulah, yang semestinya kita pecahkan bersama.

 

Catatan penting :

Lebih penting mana DPR, Ormas, Demokrasi atau Partai Politik?

Ke empatnya penting DEMI kepentingannya, tetapi tanpa gali potensi PKT RI/Rakyat bantu solusi, ekonomi masyarakat tetap  “DEMIKIAN”.

Sebelum reformasi 4 dari 5 Sila telah selesai, pasca reformasi 1998 Sila ke 5 masih menjadi PR utk Presiden ke 8 beserta merah putihnya.

Jika diibaratkan seperti  bengkel reformasi iso bongkar gak iso masang pancet tambah rusak!

Akibat reformasi brutal 1998 menimbulkan blunder negatif efek, ekonomi Rakyat  ” PORAK PORANDA ” jauh dari yang semestinya.

 

Padahal musuh utama bangsa ini tinggal satu

yaitu  ” kemiskinan “, Itu tidak berat karena kita telah mengerti formula cara hentikannya.

 

Di era sekarang ini pertahanan terbaik sebuah Negara, bukan hnya alutista tapi kesejahteraan bagi seluruh warga Bangsanya.

KPGSI hanya ingin menegaskan bahwa sejahtera kan semua WNI, niscaya pertahanan NKRI tidak akan pernah goyah selamanya.

 

NKRI HARGA MATI KEMAKMURAN SELURUH RAKYAT INDONESIA HARGA PASTI

 

Sumber Daya Manusia Indonesia bagus dan Sumber Daya Alam kita terbaik Dunia, tetapi kenapa masih menunda kesuksesan Negara dan mengapa kemiskinan masih tidak dapat dihilangkan.

Sebab produk hukum dan kebijakan pemerintah selama ini belum pernah ada yang betul betul adil dan menyentuh kepentingan semua lapisan rakyatnya.

Tolak ukur kebijakan yang bijaksana itu apa bila berkat aturan tersebut semua Warga Negara Indonesia  dapat perlakuansecara adil sehingga hak dan peluang yang dimiliki menjadi setara.

logikanya bagaimana mungkin bisa menjalankan Undang Undang secara sempurna jika produk undang undang itu sendiri belum bisa memberikan keadilan.

 

Contoh Konkrit

Bila BGN tidak mengelola dapur bergizi berbasis Koperasi Unit Desa, hal itu hanya akan mensugihkan atau memakmurkan segelintir orang saja.

Tetapi manakala program makan bergizi, dana Desa, tambang, perkebunan, di kelola Koprasi Desa dan anggotanya seluruh Warga Negara Indonesia maka otomatis semua masyarakat turut tersejahtera kan.

Hal ini sangat perlu dilakukan untuk menghindari budaya SEPANYOL ( separo nyolong ) para pengusaha nakal sekaligus membasmi benih Korupsi, Kolusi dan Nepotisme yang membuat Indonesia semakin terpuruk.

Sebelum HAK hidup layak menjadi milik semua masyarakat, KPGSI akan terus menulis dan melakukan propaganda sosial sampai pemerintah tidak punya lagi alasan untuk menunda kesuksesan Bangsa dan Negara Indonesia.

Meskipun segala program sedang dikerjakan bila Pemerintah enggan menggunakan konsep terbarukan,  kegagalan jilid 8 belum tentu dapat di hindari.

Konsep yang harus dilakukan pemerintah jika diibaratkan laksana vaksin yang tidak sekedar mengurangi tetapi harus mampu cegah tangkal sampai harta Negara tidak bisa lagi dijarah oleh siapa pun juga.

 

Penegasan Ide

Jika dikaji secara ilmiah sebenarnya Konsep yang diusulkan oleh KPGSI masuk dalam kategori ilmu receh dan sangat sederhana serta gampang direalisasikan kemudian bisa dipahami oleh semua kalangan.

Indonesia merupakan Negara dan Bangsa yang besar, banyak pihak yang berharap di era Presiden ke 8 ini konsep kemakmuran dan kesejahteraan wajib betul betul paten, sama sekali tidak boleh lagi salah strategi.

 

TIDAK PERLU MEMPERSULIT DIRI SELAGI YANG GAMPANG TELAH TERSEDIA

 

Pemerintah seyogianya perlu klarifikasi dan duduk bersama untuk membuktikan ada tidaknya satu saja pernyataan KPGSI yang tidak sesuai dengan kenyataan?

Banyak kutipan motivasi menarik di dunia ini, tetapi Insya Allah hanya 1 yang mampu memakmurkan dan mensejahterakan seluruh masyarakat Indonesia.

 

Indonesia 24 Maret 2025.

 

TTD

 

LARDI DAHONO

Ketua Umum Kesejahteraan Pekerja Galian Seluruh Indonesia ( KPGSI ).

Phone & wa, 082221216755.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA