Kementerian Dalam Negeri dan Menteri Sosial Akan Merealisasikan Pengusulan 184 Daerah Yang Mengusulkan Pembangunan Sekolah Rakyat

1 minutes reading
Wednesday, 26 Mar 2025 16:59 571 Aktivis

Setiap anak bangsa berhak mendapatkan pendidikan yang layak agar bisa memperbaiki kualitas hidupnya pada masa depan.

Banyak daerah terpencil dan tertinggal di kepulauan Indonesia yang masih tidak memiliki fasilitas pendidikan yang memadai.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyebut, 184 daerah yang telah mengajukan usulan pembangunan Sekolah Rakyat.

Ia menekankan, antusiasme dari pemerintah daerah terkait Sekolah Rakyat sangat dirasakan.

“Kalau yang 184 sudah siap (lahan sekolah). Justru itu usulan daerah-daerah,” kata Tito di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (24/3/2025).

Pihaknya akan membantu rekrutmen guru untuk Sekolah Rakyat di berbagai wilayah.

Terlebih, program ini merupakan program yang mendapat antusiasme dari pemerintah daerah.

“Sekolah Rakyat dibangun oleh Bapak Presiden, kemudian kita juga akan membantu rekrutmen gurunya. Kemudian kita mengkomunikasikan dengan pemerintah daerah, sudah ada 53 (daerah) siap,” ujarnya.

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf mengatakan, terdapat dua opsi penempatan guru untuk Sekolah Rakyat.

Opsinya, guru ditempatkan berdasarkan penugasan dari ASN atau guru bersertifikat pendidikan profesi guru.

Syaifullah menjelaskan, rencana perekrutan guru dan penentuan kurikulum Sekolah Rakyat sudah tahap finalisasi. Satuan tugas dipimpin Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

Gus Ipul memastikan, tidak akan ada kesenjangan antara tata kelola Sekolah Rakyat dengan sekolah-sekolah lainnya.

Hal itu disebabkan karena, pengelolaannya juga bersama-sama dengan lintas kementerian lain.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA