Catatan Harian Indra Aden, Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Adalah Tanggung Jawab Bersama

2 minutes reading
Wednesday, 14 May 2025 13:24 547 Aktivis

 

Membudayakan literasi bukanlah pekerjaan mudah sebab hal itu harus memiliki dasar yang kuat dari keseluruhan elemen yang terlibat didalamnya.

Pihak tersebut diantaranya pemerintah sebagai pengatur pembuat kebijakan, keberadaan mereka diposisi sebagai pelaksana berjalannya sistem.

Sedangkan pendidikan elit politisi sebagai pemilik pengaruh pada pemerintah dan rakyat juga para penggerak pencinta buku, penulis sastra novel, pengamat, guru, dosen yang langsung bersentuhan dengan anak didik.

Kumpulan tersebut wajib memiliki kesamaan kehendak atas tujuan bersama baik kebijakan kebijakan mengarahkan anak didik agar punya keinginan, kehendak, suka akan buku serta membacanya.

Tentu memancing hal tersebut tidaklah mudah karena tidak biasanya lingkungan para murid bersentuhan dengan  buku, di keluarga tiada diskusi dialog interaksinya lewat pukul, tampar bentak, perkataan kotor, caci maki. Ini, berlaku dari generasi ke generasi bukan hanya ditempat tinggal saja tapi telah merambah di wilayah pendidikan dasar, menengah, ada sebagian perguruan tinggi. Walaupun sudah berkurang tetapi masih ada.

Bila permasalahan diatas ingin terpecahkan maka perubahan awal penetapan kebijakan merubah tujuan pendidikan yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, sektor pembenahan pada cara berpikir anak didik supaya mendapatkan pemahaman, kegunaan, manfaat, khusus bagi diri sendiri terlebih dahulu, demi mendapatkan kemandirian.

Untuk mempertajam, mengasah , menambah wawasan penggunaan buku, menulis, diskusi, diperbanyak untuk memperkuat mental juga kepercayaan diri. Untuk motorik tubuh pengambil keputusan diperkuat di extra kulikuler, seperti bermain dialam karena ada kerjasama antar individu dengan bergantian jadi pemimpin grup hingga terbiasa mendengar, menghargai, saling kritik, mempertahan argumen.

Metodologi tersebut harus diperkuat oleh guru guru berwawasan suka buku, berkelompok memahami psikologi anak. Maka akan muncul manusia Indonesia yang senang akan literasi sehingga banyak bermunculan ahli pemikir, elit politisi memahami kebutuhan rakyat dalam hidup.

Jika kebiasaan tersebut sering dilakukan maka terbentuklah sistem, budaya bahkan tradisi literasi didalam rakyat lintas generasi. Bisakah?  Pasti bisa bila ada keinginan dan kemauan bersama dari seluruh kepentingan terutama elit politisi.

 

 Penulis
Indra Aden
Pegiat Literasi dan Sosial Indonesia

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA