Mahasiswa KKN UM Surabaya Bersama Gardu Induk Kapal dan Satpol PP Kabupaten Badung Edukasi Masyarakat Melalui Penyusuran Jaringan Transmisi

2 minutes reading
Saturday, 23 Aug 2025 16:09 364 Aktivis

 

 

Badung, Bali — Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan di sekitar infrastruktur kelistrikan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya berkolaborasi dengan team leader Gardu Induk Kapal dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya listrik dan bahaya bermain layang-layang di sekitar tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT).

Kegiatan ini dilaksanakan pada 7 Agustus 2025 dan dilakukan dengan metode penyusuran jaringan transmisi SUTT pada sekitar wilayah Desa Lukluk. Sosialisasi dilaksanakan secara langsung kepada masyarakat sekitar jalur transmisi, termasuk anak-anak dan remaja yang sedang beraktivitas bermain layang – layang di area tersebut.

Kegiatan ini bertujuan untuk:

  1. Memberikan pemahaman tentang bahaya listrik bertegangan tinggi di sekitar jaringan transmisi.
  2. Mengedukasi masyarakat mengenai risiko bermain layang-layang di dekat tower dan kabel jaringan listrik SUTT.
  3. Menyampaikan aturan keselamatan dan larangan aktivitas berbahaya di bawah jaringan transmisi.
  4. Membangun kesadaran masyarakat untuk turut menjaga infrastruktur kelistrikan.

Kegiatan dimulai dengan pengarahan dari team leader Gardu Induk Kapal mengenai kondisi teknis jaringan listrik tegangan tinggi di wilayah Badung. Selanjutnya, tim sosialisasi yang terdiri dari mahasiswa KKN UM Surabaya, team leader gardu induk, dan Satpol PP bergerak menyusuri jalur jaringan transmisi SUTT.

Selama penyusuran, tim mendatangi titik-titik lokasi pemain layang layang yang berada di dekat tower dan kabel transmisi. Di lokasi tersebut, tim memberikan:

  • Edukasi langsung mengenai potensi bahaya listrik bertegangan tinggi.
  • Peringatan khusus tentang larangan bermain layang-layang di sekitar jaringan SUTT.
  • Penjelasan interaktif mengenai cara menjaga keselamatan diri dan lingkungan.
  • Pembagian brosur dan leaflet berisi informasi keselamatan listrik kepada warga dan anak-anak.

Pendekatan langsung kepada masyarakat ini dinilai lebih efektif karena edukasi diberikan tepat di lokasi yang memiliki risiko tinggi. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi nyata antara mahasiswa, instansi kelistrikan, dan aparat penegak ketertiban.

  • Mahasiswa KKN UM Surabaya berperan sebagai penyampai materi edukasi dan dokumentasi kegiatan.
  • Staf Gardu Induk Kapal memberikan pemahaman teknis mengenai sistem kelistrikan dan potensi bahayanya.
  • Satpol PP Kabupaten Badung turut memastikan ketertiban masyarakat serta menyampaikan aturan dan sanksi terkait larangan bermain layang-layang di area bertegangan tinggi.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin paham akan pentingnya menjaga keselamatan di sekitar jaringan transmisi. Edukasi ini juga diharapkan dapat mengurangi kebiasaan bermain layang-layang di sekitar tower SUTT, yang berpotensi menyebabkan gangguan sistem listrik bahkan kecelakaan fatal.

Selain itu, kegiatan penyusuran ini memberikan manfaat tambahan bagi pihak Gardu Induk Kapal dan Satpol PP untuk mengidentifikasi potensi risiko di sepanjang jalur transmisi, sekaligus membangun komunikasi langsung dengan warga yang tinggal di sekitar tower.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA