Meskipun Indonesia Telah Sekian Lama Merdeka Tapi Kenyataannya Kesenjangan Ekonomi Semakin Tajam Serta Kemiskinan Tambah Merata

3 minutes reading
Thursday, 3 Apr 2025 15:44 655 Aktivis

Kasihan nasib ekonomi masyarakat menengah kebawah yang rentan dengan kemiskinan jika karya yang sangat berguna tersebut tidak segera dimanfaatkan oleh Indonesia
( Ladri Dahono )

 

Kondisi sosial masyarakat selalu dipenuhi dengan berbagai dinamika yang tidak jarang menimbulkan perdebatan bahkan konflik berkepanjangan jika tidak segera diselesaikan dengan bijaksana.

Kesenjangan ekonomi adalah ketidakseimbangan dalam pendapatan masyarakat, di mana ada kelompok dengan pendapatan tinggi dan rendah dalam satu daerah.

Hal ini terjadi karena perbedaan besar dalam kemampuan finansial antara kelompok pendapatan tinggi dan rendah.

Penyebab kesenjangan ekonomi meliputi kondisi demografi, pendidikan yang tidak merata, pendapatan yang tidak merata, pembangunan yang tidak merata, dan kurangnya lapangan kerja.

Perbedaan dalam jumlah, komposisi, dan persebaran penduduk antar daerah menyebabkan kompleksitas masalah kesenjangan ekonomi.

Kualitas pendidikan yang berbeda juga mempengaruhi kualitas sumber daya manusia dan keterampilan dalam menghadapi standar ekonomi yang tinggi.

Tingkat pendapatan yang berbeda antar daerah menyebabkan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup masyarakat secara keseluruhan.

Pembangunan infrastruktur yang tidak merata juga dapat mempengaruhi keseimbangan ekonomi. Rendahnya lapangan kerja dan tingginya pengangguran juga berkontribusi pada kesenjangan ekonomi.

Berdasarkan pengamatan faktual KPGSI dilapangan dapat disimpulkan bahwa pemicu utama kesenjangan adalah perbedaan perlakuanhak hidup layak serta tidak adanya kesetaraan dalam mendapatkan peluang ekonomi.

Suramnya Kondisi tersebut dianggap sebagai hal yang lumrah dan tidak aneh, karena memang selama ini belum pernah ada 1 ( satu ) buku atau kurikulum yang mengajari generasi bangsa untuk percepat sejahtera bersama.

Melihat kondisi tersebut KPGSI akan terus menulis sampai seluruh Rakyat Indonesia bisa turut merdeka dalam kehidupan serta terbebas dari politisasi pemiskinan.

Untuk itu sudah saatnya kita menjalankan nilai nilai kemanusiaan, selain itu jalan Demokrasi wajib dievaluasi bahkan perlu ditinjau kembali.

Ketika tata kelola Negara di konsep dengan sistem terbaik untuk memakmurkan seluruh Negeri, tentunya hal itu tidak sesulit seperti apa yang pemerintah lakukan selama ini.

Untuk itu Kabinet Merah Putih harus segera meninggalkan pola birokrasi model lama, bisa diganti dengan new sistem birokrasi yakni fokus permudah dan  tuntaskan masalah rakyat tepat waktu serta kepastian hasil yang dicapai.

 

MERAH PUTIH TIDAK ANTI PERUBAHAN, SELAGI PERUBAHAN TERSEBUT DAPAT DIPASTIKAN JAUH LEBIH BAIK DARI PADA SEBELUMNYA.

 

KPGSI akan memaparkan secara rinci bahwa  tidak ada 1 ( satu ) item pun yang rancu dan tidak bisa di buktikan kebenarannya, semua bisa dibuktikan secara sederhana

Termasuk apabila konsep ini di terapkan Negara maka akan bisa menyelamatkan anggaran ribuan triliun per tahun.

Saya bukan pejabat negara untuk apa bohongi Rakyat lagi pula jika ribuan triliun / tahun tidak bisa di realisasi, apa kalian pikir kami berani klaim bahwa Indonesia bisa makmur dadakan dalam tempo sesingkat singkatnya.

Berdasarkan hasil pengamatan KPGSI ternyata prinsipnya semakin berat masalah bangsa semakin sederhana pula formula cara mengatasinya.

Artinya sains SOP tata cara kelola Negara, paling efektif untuk kemakmuran seluruh lapisan rakyat Indonesia telah tersedia.

Jika Negara ingin menerapkan konsep KPGSI tersebut dan ternyata masih ada yang menentang kebijakan pemerintah, artinya mereka tidak ingin Sila ke 5 segera terwujud.

 

Penulis
Lardi Dahono
Ketua Umum KPGSI
Kesejahteraan Profesi Galian Seluruh Indonesia

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA