Kabupaten Bojonegoro selain penghasil Migas terbesar di Provinsi Jawa Timur juga menjadi salah satu penyumbang terbesar dibidang pangan baik itu padi, jagung bahkan tembakau.
Ironisnya Lahan yang begitu luas ini memiliki suatu permasalahan yang sangat mendasar yakni terkait dengan ketersediaan sumber air .
Petani bumi Angling Darma ini selalu berkeluh kesah tentang sulitnya sumber air, lebih lebih dimusim tanam kedua setelah musim hujan.
Salah satu pemuda yang bernama Rony asal Desa Alasgung Kecamatan Sugiwaras menyampaikan kritik dan sarannya untuk pemerintahan Kabupaten Bojonegoro.
Pemuda yang sangat peduli terhadap kemakmuran para petani ini menyarankan pemerintah supaya lebih konsentrasi menata petani dan memecahkan permasalahanya terutama dalam hal perairan.
Menurut Pemuda lulusan Politeknik Negeri Jember Program Study Manajemen Agribisnis ini megutarakan bahwa sumur bor menjadi kebutuhan utama bagi para petani di Desa Alasgung, Kecamatan Sugiwaras Bojonegoro Provinsi Jawa Timur.
Menurut Rony, sumber air dalam hal ini sumur Bor dapat memenuhi kebutuhan air bagi para petani sekitar 1-3 rumah , itu pun kalau letak sumur bor nya sesuai.
Rony meminta kepada pemerintah Bojonegoro supaya memberikan perhatian khusus terkait kebutuhan air di kawasan lahan pertanian di Kabupaten bagian selatan Bojonegoro.
Waduk Pacal yang letaknya disebelah barat Kecamatan Sugiwaras bisa menjadi solusi ketika saluran irigasi dibenahi, agar supaya memenuhi kebutuhan perairan dikecamatan Sugiwaras.
Kerana diantara 17 Desa dikecamatan Sgiwaras ini hampir separohnya masih kekurangan air, yang itu salah satu permasalahn utama bagi para petani.
Tanggapan Yayasan Suara Petani Indonesia
Yayasan Suara Petani Indonesia sangat mengapresiasi pemikiran Rony yang memiliki kepedulian terhadap dunia pertanian khususnya di Kabupaten Bojonegoro.
Peran pemuda sangat menentukan keberhasilan pembangunan disuatu wilayah, karena ilmu pengetahuan dan pengalaman harus digunakan untuk mengembangkan potensi daerah.
Rony selaku pemuda Sugiwaras bisa menjadi contoh karena berani memberikan solusi kepada pemerintah daerah.
Sebaliknya Pemerintah daerah Bojonegoro seharusnya memberikan penghargaan kepada Rony karena secara tidak langsung dia membantu kesulitan yang ada di masyarakat khususnya petani.
Penulis
SAHDAN
Ketua Yayasan Suara Petani Indonesia
Cabang Bojonegoro
No Comments