Tumpukan Sampah Mengancam Keselamatan NTB, Ketua PPDI Desak Gubernur Iqbal Bertindak Cepat!

2 minutes reading
Sunday, 13 Jul 2025 15:09 318 Aktivis
Jangan sampai Nusa Tenggara Barat tenggelam dalam tumpukan sampahnya sendiri
(Wiromdani)

 

 

Keseimbangan alam harus dijaga dengan baik oleh semua penduduk bumi agar terhindar dari bencana alam yang bisa datang kapan saja.

Persoalan sampah di Nusa Tenggara Barat telah mencapai titik kritis dan berpotensi menimbulkan bencana ketika tidak segera diselesaikan.

Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) NTB, Wiromdani, mendesak Gubernur Lalu Muhammad Iqbal dan seluruh kepala daerah di Pulau Lombok serta Sumbawa untuk segera memprioritaskan penanganan sampah yang kian menggunung.

Peringatan serius ini bukan tanpa alasan. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongo, yang menjadi tumpuan penampungan sampah di wilayah Mataram dan Lombok Barat diprediksi hanya mampu bertahan satu tahun lagi.

Situasi ini diperparah dengan bencana banjir bandang yang baru-baru ini melanda Mataram dan Lombok Barat, yang menurut Wiromdani, tak lepas dari buruknya pengelolaan sampah.

“Jika penanganan sampah hanya berorientasi pada penambahan fasilitas, maka akan jalan di tempat,” tegas Wiromdani. Ia menyerukan agar pemerintah tidak memikul beban ini sendiri.

Solusi nyata, menurutnya, dapat dicapai dengan melibatkan para ahli, aktivis peduli lingkungan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk mempercepat langkah-langkah konkret.

Partisipasi aktif masyarakat juga menjadi kunci. Wiromdani berharap pemerintah dapat meringankan tugas berat ini dengan merangkul partisipasi masyarakat secara luas.

Apakah Gubernur Lalu Muhammad Iqbal akan menjawab seruan ini dengan tindakan nyata sebelum NTB benar-benar darurat sampah? Waktu terus berjalan, dan ancaman krisis sampah di Bumi Gora semakin nyata di depan mata.tutup Wiromdani.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA