Bertanyalah tentang segala sesuatu yang tak terpahami, jika itu kita lakukan maka sebuah wawasan menambah kedalam diri.
Disisi lainnya merangsang keingintahuan, mendorong kehendak kearah ilmu pengetahuan, rasa suka hadir dan selanjutnya akal lah bergerak mengatur, menggapai, menuju jalan pada bidang sangat cocok dengan kemampuan, keahlian atas pertimbangan berpikir dari kehendak untuk memilih, memilah dan memastikan sesuai kesukaannya.
Selain itu membuat sebuah pertanyaan bukanlah hal sepele, justru membangkitkan gairah tubuh, menggelitik rasa, membangkitkan gejolak keingintahuan, melatih menyusun, mengurai kalimat, melatih memberanikan diri berani berbicara di hadapan orang banyak, memperkuat mental. Semua ini bila dilakukan secara terus menerus bisa mempertajam kemampuan akal dalam berpikir, memperkuat analisa, kritis dan kreatif bermain kata atau kalimat.
Tentunya dalam membuat sebuah pertanyaan bukan hanya didapatkan dari tempat keberadaan diri terhadap isi pernyataan pembicara, pastinya, berasal tempat tempat sebelumnya tapi tersangkut paut bekerjalah akal untuk mengajukan pertanyaan.
Biasanya tantangan awalnya yakni malu, takut salah, ditertawakan, di sepelekan, diremehkan. Mengajukan suatu Tanya adalah akibat dari dorongan, kehendak dan keingintahuan, sehingga memunculkan rasa ingin akibat akal langsung merespon dan menyusun kata.
Jika ada reaksi negative seperti tulisan diatas abaikan saja agar kita juga mendapatkan poin poin positif pada diri kita, contohnya adalah berani, mental kuat dengan melatih menggunakan serta menyusun kalimat, menambah kosa kata, kreatif, mencerdaskan dan kritis.
Inilah hasil aksi membuat pertanyaan, tidak pernah mendapatkan seperti hal negative justru mendorong, mengajak, membuat, memunculkan sisi positif dalam diri supaya dalam membuat pertanyaan lebih tajam, kreatif juga kritis pada penggunaan kata, ada hal yang tak bisa ditinggalkan adalah ; memperkuat hubungan bersama literasi, diskusi, menulis,,diskusi, membuat pertanyaan pertanyaan ditempat diskusi, seminar, pengajian, tempat ibadah lainnya sehingga bisa memperkaya, memperkuat ingatan untuk teks yang digunakan. Dan sebaliknya, bila kita ditanya oleh orang lainpun maka akan dapat menjawab pertanyaan tersebut dengan jelas.
No Comments