Membangun Generasi Emas: KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya Gelar Sharing Session Cegah Pernikahan Dini dan Narkoba di SMPN 1 Kendit

4 minutes reading
Monday, 4 Aug 2025 15:38 363 Aktivis

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri 2 Universitas Muhammadiyah Surabaya dari Kelompok 41 wilayah Situbondo menggelar kegiatan sharing session bertema “Membangun Generasi Emas dengan Pencegahan Pernikahan Dini dan Bebas Narkoba” di SMP Negeri 1 Kendit.

Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 28 Juli 2025 sekaligus merupakan tindak lanjut dari hasil observasi lapangan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN, yang menunjukkan adanya kebutuhan akan edukasi preventif terhadap isu pernikahan dini dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.

Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 60 siswa-siswi dari kelas VII, VIII, dan IX, baik laki-laki maupun perempuan, dan diselenggarakan oleh 8 anggota Kelompok KKN Mandiri 2 Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Kegiatan dimulai pukul 09.15 WIB hingga 11.15 WIB, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan dilanjutkan dengan lantunan sholawat Busyro — hal ini dilakukan dengan harapan dalam kegiatan dapat diberikan kemudahan dan keberkahan pada ilmu yang disampaikan nantinya. Setelah itu, rangkaian sambutan disampaikan oleh beberapa pihak, yakni Kepala Sekolah SMPN 1 Kendit Bapak Muhammad Nur Wahid, perwakilan sekretariat sekolah, Ketua OSIS, dan salah satu perwakilan dari Kelompok KKN Mandiri 2 Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam membentuk karakter siswa agar mampu membuat keputusan bijak dalam hidup. Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah, termasuk Bupati Situbondo, terus mendorong peningkatan anggaran pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, agar mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Kita harus berani memanfaatkan kesempatan yang ada. Jangan sampai masa depan adik-adik terhambat oleh keputusan yang terburu-buru seperti pernikahan dini atau terjerumus dalam narkoba,” tegas beliau.

Materi pertama disampaikan oleh salah satu anggota KKN yang merupakan personal dari pihak Polres, Divisi Narkotika; yang menjelaskan secara mendalam mengenai jenis-jenis narkoba, efek negatifnya bagi tubuh, serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan. Materi ini dilengkapi dengan diskusi interaktif dan simulasi pengenalan bentuk obat-obat terlarang. Untuk memperkuat penyampaian, kegiatan ini juga menampilkan sebuah drama singkat bertema “Captain Anti-Narkoba” yang menggambarkan bagaimana narkoba bisa menghancurkan masa depan generasi muda. Drama ini sekaligus menghibur dan mengedukasi siswa dengan pendekatan visual dan emosional yang mudah dipahami.

Sesi kedua berlanjut dengan penyampaian materi mengenai pencegahan pernikahan dini oleh salah satu anggota kelompok KKN. Dalam sesi ini, siswa diajak memahami dampak negatif pernikahan dini terhadap pendidikan, kesehatan mental, serta kesempatan ekonomi di masa depan. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan diskusi terbuka serta permainan edukatif berjudul “Pohon Keputusan Hidup”, di mana setiap siswa menuliskan pilihan hidup dan cita-citanya setelah lulus sekolah. Aktivitas ini bertujuan agar siswa lebih sadar akan pentingnya perencanaan masa depan yang matang dan bertanggung jawab.

Mahasiswa KKN UM Surabaya Pasca sharing session

Mahasiswa KKN UM Surabaya Pasca sharing session

Kegiatan ini berlangsung dengan sangat menarik. Siswa-siswi yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap sesi yang disajikan, mulai dari materi, diskusi, hingga permainan yang interaktif dan menyenangkan. Suasana ruangan pun terasa hidup dan penuh semangat, mencerminkan bahwa topik yang diangkat benar-benar relevan dan menyentuh kehidupan mereka.

Selain materi edukatif, kegiatan ini juga menjadi wadah komunikasi interaktif dan menyenangkan antara mahasiswa dan siswa, yang dikemas dengan metode partisipatif agar siswa lebih mudah menangkap pesan yang disampaikan.

Harapan besar disampaikan oleh pihak sekolah dan anggota kelompok KKN. Kepala sekolah, sekretariat, dan Ketua OSIS berharap kegiatan seperti ini terus digalakkan karena memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan karakter dan kesadaran siswa. Sementara itu, perwakilan mahasiswa KKN menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang diberikan dan berharap ilmu yang dibagikan dapat menjadi bekal berharga bagi siswa.

“Semoga melalui kegiatan ini, adik-adik lebih percaya diri dalam mengambil keputusan, berani bermimpi tinggi, dan terhindar dari pengaruh negatif seperti narkoba dan pernikahan dini,” ucap salah satu anggota KKN di akhir kegiatan.

Kegiatan sharing session ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya dalam mendukung pembangunan karakter generasi muda yang sehat, cerdas, dan tangguh, serta menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari narkoba dan keputusan hidup yang prematur.

 

Penulis
Siti Ainaya Annisa
Mahasiswa KKN Mandiri 2 Universitas Muhammadiyah Surabaya
Kelompok 41 wilayah Situbondo

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA