Presiden Prabowo Bisa Menjadi Pelopor Perdamaian Dunia Dengan Mengusulkan Angket Internasional

3 minutes reading
Tuesday, 8 Apr 2025 17:24 669 Aktivis
Perang melawan peperangan merupakan mimpi untuk mewujudkan impian semua orang seluruh penduduk bumi agar hidup secara damai.
( Lardi Dahono )
Dinamika politik yang ekstrim terus ditunjukkan dalam peperangan di, Ukraina dan Gaza, Palestina serta beberapa negara lainnya.

Seiring berjalannya waktu keduanya masuk dalam tahapan detente atau pengurangan eskalasi.

Berdasarkan informasi yang beredar, pengurangan eskalasi ini mulai diarahkan pada tahapan rekonstruksi.

Di Gaza, misalnya, saat ini tim negosiasi berunding untuk melanjutkan gencatan senjata tahap dua, dan bila berhasil, akan memasuki tahap tiga yang berarti pembangunan kembali wilayah yang telah dibombardir Israel sejak perang dimulai.

Mengutip berita yang disampaikan Reuters, (25/2/2025). Terkait biaya rekonstruksi pasca perang untuk kedua wilayah tersebut disebutkan bahwa.

Untuk Ukraina, Bank Dunia, Perserikatan Bangsa-Bangsa, Komisi Eropa, dan pemerintah Ukraina, baru-baru ini menemukan bahwa biaya yang diperlukan Kyiv untuk membangun kembali ekonomi Ukraina setelah invasi Rusia mencapai angka US$524 miliar (Rp8.619 triliun).

Sebuah studi baru oleh lembaga-lembaga tersebut menyertakan data dari invasi Rusia tiga tahun lalu hingga 31 Desember 2024. Ini termasuk peningkatan kerusakan infrastruktur energi Ukraina sebesar 70% akibat serangan Rusia.

“Pada tahun lalu, kebutuhan pemulihan Ukraina terus meningkat karena serangan Rusia yang terus berlanjut,” kata Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal dalam sebuah pernyataan.

Penilaian terbaru, menggunakan metodologi universal, menemukan kerusakan langsung di Ukraina akibat serangan menjadi US$ 176 miliar (Rp 2.895 triliun). Sekitar 13% dari total persediaan perumahan Ukraina telah rusak atau hancur, yang mempengaruhi lebih dari 2,5 juta rumah tangga.
Prabowo berpotensi menjadi tokoh perdamaian dunia

Melihat dampak konflik yang sangat mengenaskan bagi nasib masyarakat yang bertempat tinggal di Negara yang perang.

Selain menimbulkan banyak korban nyawa manusia yang meninggal juga menyebabkan kerugian secara materi yang sangat besar.

Menyikapi perang tersebut Jika perlu pak Prabowo mengusul kan ke PBB untuk diadakan poling angket sedunia.

Hal itu bisa dilakukan dengan voting sehingga ditemukan berapa persen yang pro perang dan berapa banyak yang pro perdamaian.

Jika hal ini di lakukan oleh Presiden Prabowo maka baru bisa dinamakan keputusan secara demokratis tingkat internasional.

Karena Fitrahnya manusia itu makluk cerdas cinta damai tidak perlu buang buang energi dan biaya hanya sekedar untuk menghancurkan keselamatan raga lainnya.

Perang melawan peperangan merupakan mimpi untuk mewujudkan impian semua orang seluruh penduduk bumi agar hidup secara damai.

Apabila seluruh dunia sepakat dan cinta damai, jangankan menghentikan perang yang hanya melanda beberapa Negara saja, untuk melawan dan melumpuhkan Covid atau Corona yang kasat mata saja berhasil jika Negara dunia kompak dalam satu kata.

Inisiator perdamaian Dunia ini bukan dari Negara Adi Daya tetapi bisa diusulkan oleh Bapak Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia.

Penulis
Lardi Dahono
Ketua Umum KPGSI
Kesejahteraan Profesi Galian Seluruh Indonesia

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA